Dalam susunan tata surya kita, Planet
Merkurius merupakan planet terkecil
dan terletak paling dekat dengan
Matahari.
Besarnya sekitar 40 persen dibanding
Bumi. Sedangkan jarak ke Matahari
hanya 57,9 juta km. Karena dekat
dengan Matahari, temparatur di
Merkurius sangaaat tinggi. Suhunya
sekitar 430 derajat Celsius. Wow,
dengan panas setinggi itu, besi pun
bisa langsung meleleh jadi bara api.
Menurut penelitian, posisi sumbu
rotasi Merkurius terhadap Matahari
tidak benar-benar nol. Artinya, ada
sedikit kemiringan. Akibat kemiringan
sumbu rotasi, maka ada sebagian
wilayah di daerah kutub yang selalu
gelap karena tidak pernah terkena
sinar Matahari.
Para ilmuwan mulai penasaran dengan
daerah gelap tersebut. Mereka pun
berteori dan menduga-duga adanya
lapisan es di daerah tersebut.
Planet Merkurius, dalam budaya
Tiongkok, Jepang, Korea, dan Vietnam,
memang sering disebut-sebut sebagai
“bintang air”.
Apa maksudnya? Mungkinkah nenek
moyang kita zaman dahulu mengetahui
kalau Merkurius memiliki air?
Sayangnya, hingga abad 19,
pengetahuan kita tentang planet ini
tidak begitu banyak.
Baru pada tahun 1974, sebuah wahana
antariksa Mariner 10 diluncurkan ke
Merkurius dan berhasil memotret
sekitar 40 persen permukaan
Merkurius.
Hasilnya, ternyata permukaan
Merkurius memiliki banyak kawah
seperti Bulan.
Tahun 1991, teleskop radio Arecibo di
Puerto Rico mendeteksi bintik terang di
kutub Merkurius. Menurut para
ilmuwan, bintik terang ini diperkiraan
adalah lapisan es.
Mungkinkah ada lapisan es di
Merkurius? Para ilmuwan makin
bersemangat menelitinya.
Tahun 2004, wahana antariksa
Messenger diluncurkan mendekati
Merkurius. Pesawat penjelajah antar
planet ini harus melakukan perjalanan
sangat jauuuuh.
Empat tahun kemudian, sebelum
pesawat sampai di orbit Merkurius,
para ilmuwan berhasil menganalisa
kiriman data dari Messenger dan
melaporkan penemuan air di Merkurius.
Tahun 2011 dan 2012, ketika Messenger
sudah berada di orbit Merkurius,
pesawat ini kembali mengirimkan gambar
permukaan kutub utara dan selatan
Merkurius. Dari gambar itu, para
ilmuwan semakin yakin, kalau di kutub
Merkurius terdapat lapisan es.
Ini sungguh kabar gembira bagi para
ilmuwan. Tetapi, lapisan es di
Merkurius ini sama enggak, ya, dengan
lapisan es di Bumi? Kalau ada lapisan
es, apa berarti ada kehidupan di
Merkurius?
Kita tunggu hasil penelitian
selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar